Jakarta, LiputanIslam.com—Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin, menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersikap dewasa dalam dunia politik. Serta jangan gunakan agama untuk memecah belah persatuan bangsa. Imbauan tersebut terkait dengan pelaksanaan putaran kedua Pilkada Jakarta 2017 pada April mendatang. Hal itu ia sampaikan di Kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/3).

“Imbauan saya kepada seluruh masyarakat, termasuk tim sukses dan pasangan calon, jangan gunakan agama untuk memecah belah antar kita sebagai sesama warga bangsa,” ujarnya.

Pada kesemapatan itu juga, Menag Lukman meminta agar rumah ibadah tidak dijadikan wadah untuk menebar perbedaan dan kebencian, tetapi harus menjadi tempat untuk menyebarkan kerukunan dan kedamaian terhadap kehidupan antar umat beragama. “Saya imbau hal seperti itu (penggunaan rumah ibadah untuk menebar perbedaan yang diskriminatif) dihindari,” ungkap Lukman.

Lukman menambahkan, bahwa agama itu sifatnya merangkul. Yakni tetap menghormati yang berbeda sekalipun. Sehingga, agama dapat menjadi kekuatan yang mengayomi kesatuan dan persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Perbedaan yang ada dapat ditanggapi dengan bijak, karena agama itu sifatnya memanusiakan manusia, bukan malah sebaliknya.

“Merangkul semua bahkan terhadap yang berbeda, setajam apapun perbedaan itu. Karena agama memanusiakan manusia, bukan sebaliknya,” tegasnya. (Ar/Kompas).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL