Sumber: kumparan.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk tidak main hakim sendiri. Ia juga meminta agar tidak ada intimidasi terhadap warga. Pernyataan itu disampaikan Menag Lukman menanggapi adanya pemberitaan soal intimidasi oleh ormas FPI  terhadap dokter Fiera Lovita asal Solok, Sumatera Barat, pada beberapa hari yang lalu.

“Tentu cara-cara penekanan dan intimidasi seperti itu tidak dibenarkan. Karena bagaimana pun juga itu kan mengancam rasa aman sesama warga negara, sesama bangsa. Saya mengimbau ormas-ormas yang terindikasi hal-hal seperti itu agar segera menghentikan itu,” ujar Lukman di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (29/5).

Menag Lukman juga meminta Masyarakat yang merasa terintimidasi keselamatan dan keamanannya, agar segera melapor ke pihak kepolisian. Menurutnya,  hanya pendekatan hukum yang bisa menyelesaikan kasus intimidasi tersebut, dan tak boleh ada pihak yang main hakim sendiri.

“Tentu bagi pihak yang merasa mendapat tekanan dan intimidasi keselamatannya serta keamanannya, baik jiwa maupun harta bendanya, ya bisa melaporkannya ke aparat penegak hukum. Saya tidak ingin itu ditempuh cara main hakim sendiri,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Lukman juga mengingatkan, agar ormas-ormas lebih mengedepankan nilai-nilai keislaman, bukan dengan paksaan. “Agama itu harus disampaikan dengan cara yang mengayomi dan santun. Tentu agama tidak boleh disampaikan dengan cara paksaan,” ujarnya. (Ar/Detik/Kumparan).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL