Sumber: jatimnow.com

Surabaya, Liputanislam.com– Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa guru mengemban amanah, fungsi dan kehormatan untuk mendidik anak-anak. Guru menjadi teladan menata peradaban. Oleh karena itu, Menag mengajak para guru khususnya guru madrasah untuk mendidik dengan cinta.

Hal itu disampaikan Menag Malam Puncak Anugerah Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Madarasah yang bertepatan dengan Hari Guru Nasional ke 73 di Dyandra Covention Hall, Surabaya, Jawa Timur, seperti dilansir republika.co.id, pada Senin (26/11).

“Mari kita senantiasa menjaga rasa cinta kepada diri. Hanya dengan cinta, kita bisa mendidik anak-anak, tidak dengan amarah dan murka,” ucapnya.

Menurutnya, peradaban bangsa manapun terbentuk berkat adanya para guru yang tak henti mentransmisikan ilmu pengetahuan kepada anak didiknya. “Saya berharap, pola pendidikan kita bisa diperluas kepada ukuran kebajikan ahklak, tidak kognisi belaka, namun juga sikap. Akhlak itu yang penting. Agama hakikatnya perilaku dan kebajikan kepada sesama,” ungkapnya.

Menag juga mengingatkan para guru agar memegang prinsip wasathiyah, yakni Islam diterjemahkan sebagai visi moderasi beragama. Menghindari sikap ekstrim dalam beragama, dan selalu menonjolkan tafsir keagamaan yang berimbang serta adil.

“Dalam menghadapi tantangan zaman, mari kembali ke jatidiri kebangsaan dan keislaman. Kami di Kemenag intinya adalah pendidikan. Karena memang inilah yang menjadi tugas utama,” ujarnya. (ar/republika).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*