Sumber: nu.or.id

Jakarta, Liputanislam.com– Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati secara resmi meluncurkan program Beasiswa Santri LPDP di Gedung Kementerian Agama, Jakarta Pusat, pada Senin (12/11). Program tersebut untuk penguatan lembaga pendidikan pesantren dan pengembangan wawasan keilmuan para pengasuhnya.

Menag Lukman mengatakan bahwa program beasiswa ini merupakan bentuk komitmen negara terhadap santri dan pesantren. “Jadi ini adalah komitmen yang semakin besar yang diberikan negara melalui pemerintah saat ini terhadap santri, pondok pesantren,” ucapnya.

Menag berharap program beasiswa ini dapat berjalan dengan lancar dan bisa berlanjut, sehingga menghasilkan para santri yang tidak hanya memiliki wawasan keislaman yang luas, tetapi juga wawasan keIndonesiaannya.

Sementara Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa beasiswa ini merupakan program afirmasi di dalam sidang kabinet. Presiden, lanjut dia, meminta untuk melaksanakan afirmasi, terutama kepada bidang-bidang yang dibutuhkan di Indonesia.

“Pesantren diberikan afirmasi khusus untuk bisa merekrut para calon pemimpin masa depan yang memang berasal dari pesantren. Ini adalah salah satu bentuk pengejawantahan dari hasil sidang kabinet yang diharapkan Bapak Presiden,” ungkapnya.

Pendaftaran beasiswa santri LPDP dibuka mulai 15 November hingga 31 Desember 2018 dengan tiga tahapan, yakni Seleksi Administrasi, Seleksi Berbasis Computer, Dan Seleksi Substansi. Sementara Bagi santri yang berminat bisa mendaftar melalui LPDP Kemenkeu. (ar/NU Online).

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*