Sumber: monitor.co.id

Jepara, LiputanIslam.com– Menteri Agama Republik Indonesia (Menag), Lukman Hakim Saifuddin resmi membuka acara Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke-VI tingkat nasional tahun 2017 di Lapangan Pesantren Roudlotul Mubtadiin, Balekambang, Jepara, Jawa Tengah, pada Jumat (1/12). Pembukaan lomba baca kitab kuning ini diikuti ribuan santri dan masyarakat Jepara.

Menurut Menag Lukman, kegiatan ini tidak hanya sebagai olimpiade kaum santri, tetapi juga bertujuan untuk memasyarakan kitab kuning kepada masyarakat umum. “MQK ini juga dimaksudkan untuk memasyarakkan kitab kuning kepada dunia secara luas, kepada masyarakat umum bahwa ini adalah khazanah keilmuan yang luar biasa yang harus dijaga dan dipelihara dan dikembangkan,” ujarnya.

Sementara, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Dirjen Pendis Kemenag), Prof Kamaruddin Amin menjelaskan dalam laporannya bahwa MQK ini juga menjadi ajang silaturahim. Menurutnya, kehadiran ribuan santri pada acara ini juga dalam rangka merevitalisasi kajian kitab kuning dan pesantren.

kajian kitab kuning, lanjut dia, tidak bisa dipisahkan dalam tradisi keagamaan pondok pesantren di Indonesia. “Melalui kajian kitab kuning, pesantren mendapat pemahaman yang moderat. Kiai dan ustadz sering merujuk kitab kuning. Tradisi kajian kitab kuning jadi roh keagamaan,” ucapnya.

Pada acara pembukaan Musabaqah Qiraatil Kutub tersebut tampak hadir Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, Pengasuh Pondok Pesantren Raudlotul Mubtadiin KH M Mamun Abdulloh Hadziq, Direktur Pendidikan Islam, dan juga Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Ahmad Zayadi. (Ar/Republika).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL