Sumber: radioidola.com

Yogyakarta, Liputanisalm.com– Ketua Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Ahmad Norma Permata mengatakan bahwa masyarakat Indonesia khususnya warga Muhammadiyah harus siap menghadapi era revolusi robot. Kehidupan manusia modern telah memasuki era revolusi keempat. Dimana saat ini, kemampuan mesin dan robot telah banyak menggantikan pekerjaan yang lumrahnya dilakukan oleh manusia.

Hal demikian disampaikan Ahmad norma pada acara Pengajian Rutin PCM Depok Sleman di Masjid SD Muhammadiyah Condong Catur, Sleman, Yogyakarta, seperti dilansir suaramuhammadiyah.id, pada Senin (17/9).

“Semakin hari, kita akan menyerahkan kegiatan hidup kita pada mesin. Dulu, revolusi industri telah membawa dampak pada lahirnya kelas buruh. Orang-orang yang menjual tenaga pada pemilik modal. Saat ini, revolusi 4.0 akan melahirkan sebuah kelas masyarakat yang tak terguna,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini kecanggihan algoritma yang bisa merekam dan menganalisis kebiasaan manusia. Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan ini jika disikapi dengan positif justru membawa dampak yang baik. Demikian sebaliknya, jika tidak bisa dikendalikan dengan tepat, maka akan menjadi sumber malapetaka.

“Muhammadiyah harus siap menghadapi perubahan ini. Ujung tombak Muhammadiyah berada di cabang dan ranting. Oleh karena itu, dalam waktu dekat, LPCR akan meluncurkan sicara atau sistem online cabang dan ranting,” katanya. (ar/suaramuhammadiyah).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*