Sumber: nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Ketua Lembaga Ta’lif Wal Nasyr Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LTNNU), Hari Usmayadi mendorong masyarakat Indonesia khususnya warga NU (Nahdliyin) agar menjadi pencipta teknologi. Sebab, saat ini sekitar 50 persen dari 250 juta lebih masyarakat Indonesia sudah mengakses internet. Bangsa Indonesia harus menjadi pencipta, bukan hanya sebagai konsumen teknologi

“Tapi sekali lagi kita lebih banyak sebagai konsumennya,” katanya pada acara Ngaji Teknologi yang digelar di ruang Perpustakaan PBNU, di gedung PBNU Jakarta, pada Rabu (28/3).

Menurutnya, warga NU harus terlibat di dalam kemajuan teknologi. Tidak hanya sebagai pengguna atau konsumen saja, tetapi juga harus aktif sebagai pencipta. “NU secara kultural jangan hanya sebagai konsumen, dan bagaimana struktural itu mengarahkan,” ujarnya.

Usmayadi berpendapat bahwa harus dibuat tim khusus guna meneliti agar ditemukan langkah-langkah konkret dalam menghadapi pesatnya kemajuan teknologi ini. Meskipun demikian, NU tidak boleh terjebak dalam prosesnya karena meninggalkan masalah lainnya.

Artinya, selain NU harus menindaklanjuti untuk mencapai ketertinggalan yang sudah sedemikian jauh itu, juga harus tetap mengawal anak bangsa yang masih kerap kali mengambil sisi-sisi negatif dari perkembangan teknologi. “Perlu dibuat bola salju berikutnya yang nanti kita tindak lanjuti,” ungkapnya. (ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL