kompas.com

kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) meminta masyarakat untuk melaporkan jika mengetahui ada makanan yang memiliki rasa dan efek yang janggal. Hal tersebut merupakan buntut dari temuan penjualan brownies berbahan dasar ganja di Blok M Plaza yang juga dijajakan secara daring.

Kepala Humas BNN Komisaris Besar Slamet Pribadi mengatakan “Kita berharap masyarakat ikut berpartisipasi. Jangan segan untuk melaporkan apabila melihat makanan yang (rasa dan efeknya) mencurigakan,” yang diberitakan kompas.com (14/4/2105).

Setelah mendapati laporan dari masyarakat, aparat dari BNN segera menangkap lima orang yang tertangkap tangan menjalankan bisnis dengan menjual kue brownies dan cokelat namun telah dicampur dengan ganja di lokasi lantai satu Blok M Plaza.

Setelah ditelusuri, para penjual tersebut belum terindikasi menjual produk yang sama di tempat lainnya. Untuk mengelabui petugas, pelaku penjual brownies ganja menyamarkan kios dagangannya dengan pura-pura berdagang aksesori.

Dari laporan para petugas dilapangan, para pelaku telah menjalankan bisnis jual beli kue brownies ganja selama enam bulan. Praktik mereka terungkap setelah seorang siswa SMP dilaporkan tidur pulas selama dua hari.

Usut punya usut ternyata anak SMP yang tidur lelap selama dua hari tersebut diakibatkan karena sebelumnya menkonsumsi kue brownies ganja yang dijual oleh para pelaku yang menjajakannya di Blok M Plaza. Mereka berinisial IR (38), OJ (21), AH (21), YG (23), dan HA (37). (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL