Sumber: detiksumsel.com

Palembang, LiputanIslam.com– Guru Besar Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta sekaligus Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD meminta pemerintah agar meninjau ulang atau reassessment seluruh jabatan di jajaran Kementerian Agama (Kemenag). Hal ini terkait tertangkapnya mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy oleh OTT KPK terkait kasus jual beli jabatan di Kemenag.

“Permasalahan ini, dalam hal pengangkatan dan pemberian jabatan secara tidak profesional harus diselesaikan secara hukum administrasi negara,” ujar Mahfud di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, Sumatera selatan (Sumsel), pada Rabu (20/3).

Menurutnya, peninjauan ulang terhadap jabatan yang ada tersebut dapat dilakukan dengan mengacu Hukum Administrasi Negara. Jika nanti ternyata ditemukan jabatan yang tidak professional, maka jabatan tersebut dapat dibatalkan.

“Kalau ternyata benar terjadi ada indikasi tersebut, maka pemberian jabatan itu dapat dibatalkan secara hukum. Karena itu, kami imbau agar lebih baik melakukan reassessment total di jajaran Kemenag, sehingga ke depan dapat lebih baik lagi,” ucapnya.

Seperti diketahui, mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy ditetapkan sebagai tersangka bersama Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur, Haris Hasanuddin. Rommy diduga menerima suap dalam seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi di Kemenag. (aw/suara/jawapos).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*