Sumber: viva.co.id

Lombok, Liputanislam.com– Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) sekaligus Guru Besar Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Prof Mahfud MD mengatakan momentum Asian Games dan bencana Lombok mampu menyatukan kita. Besarnya solidaritas terhadap bencana Lombok merupakan bukti kuatnya ikatan persaudaraan kita sebagai sesama anak bangsa.

“Kita punya dua momentum yang menunjukkan kita sebagai bangsa memiliki ikatan batin yang kuat,” ucapnya saat mengunjungi anak-anak korban gempa di Dusun Cupek, Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu (8/9).

Menurut Mahfud Asian Games mampu mempersatukan kita dari sekat-sekat politik dan perbedaan. Begitu juga bencana gempa Lombok, muncul rasa solidaritas yang kuat. Disitu kita bersatu. Satu Indonesia.

“Orang seluruh Indonesia datang ke sini untuk membantu. Artinya kita tetap merasa bersaudara sebagai anak bangsa. Rasa kemanusiaan kita menjadi tumbuh dengan baik,” katanya.

Pada kesempatan itu, Mahfud mengaku bahwa dirinya bersama keluarga UII Yogyakarta berencana membuat desa binaan di Lombok. Mereka akan membina korban gempa hingga kembali hidup dengan normal. “Dan kami dari UII Yogyakarta berencana untuk membuat desa binaan di sini. Beberapa desa yang menjadi korban dibina terus sampai mencapai titik normal. Kita akan datang lagi. Ini yang pertama bukan yang terakhir,” katanya. (ar/viva).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*