UI-Debat 1Jakarta, LiputanIslam.com — Putra-putri Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa di ajang internasional. Tim debat Bahasa Inggris Universitas Indonesia (UI), berhasil merebut juara kedua kategori English-as-a-Second Language (ESL) saat berkompetisi di World Universities Debating Championship (WUDC) 2015.

Seperti diketahui, kompetisi ini adalah debat parlementer tahunan paling prestisius di dunia.  Dengan prestasi ini, maka Boby Andika Ruitang (Fakultas Psikologi 2009) dan Roderick Jonathan Martua Sibarani (Fakultas Ekonomi 2009) menjadi mahasiswa Indonesia pertama yang mampu mencapai babak final.

Dari keterangan yang dirilis pada websiter resmi UI, sejak tahun pertama pelaksanaannya, final WUDC kategori ESL selalu didominasi oleh tim-tim dari Eropa, Amerika, dan beberapa negara Asia saja. Sebelumnya, perjuangan Universitas Indonesia harus berakhir sebanyak 3 kali di babak perempat final pada tahun 2008, 2009, dan 2011.

Dalam babak final yang berlangsung pada Sabtu (3/1/2015) dengan format British Parliamentary Debate, UI menghadapi 3 tim kelas dunia lainnya. Ketiga tim tersebut adalah Chinese University of Hong Kong, University of Stockholm, dan University of Dhaka. UI berada tepat satu peringkat di bawah Chinese University of Hong Kong yang keluar sebagai pemenang. Topik yang dibahas adalah apakah negara demokrasi liberal yang telah menjatuhkan pemerintahan negara lain harus berbagi kekuasaan dengan negara tersebut, meskipun hal ini memperlambat terwujudnya demokrasi.

Tahun ini, WUDC dilaksanakan di Universiti Teknologi Mara, Malaysia pada 28 Desember 2014 – 4 Januari 2015. Kompetisi ini memiliki 3 kategori, yaitu English-as-a-Foreign Language (EFL), English-as-a-Second-Language (ESL), dan Open/Main. Kategorisasi ini didasarkan pada tingkat kemampuan dan kefasihan berbahasa Inggris para pesertanya. Namun, peserta dengan status bahasa tertentu dapat mengikuti pertandingan pada kategori yang lebih tinggi apabila jumlah skor mereka pada babak penyisihan memenuhi persyaratan.

Selain Boby dan Roderick, prestasi juga ditorehkan Terry Muthahhari (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2011) dan Magreta Kailla Adenta (Fakultas Hukum 2011) yang berhasil menjadi semi-finalis kategori EFL dan meraih total skor tertinggi pada babak penyisihan. Perwakilan Universitas Indonesia yang diasuh oleh Unit Kegiatan Mahasiswa English Debating Society UI (EDS UI) juga menunjukkan performa yang sangat baik secara individu. Dari 740 peserta, Boby berada pada peringkat 16 ESL, peringkat terbaik di antara peserta asal Indonesia lainnya. Kemudian, Dennys Victor Kapa (FISIP 2010) berada pada peringkat 53 dan Aulia Anggita Larasati (FISIP 2010) pada peringkat 116. Dalam kategori EFL, Roderick meraih peringkat 6, Magreta meraih peringkat 13, dan Terry pada posisi 19.

Prestasi ini dinilai sangat membanggakan, khususnya bagi EDS UI sebagai komunitas debat tertua di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1998 dan telah menjadi pelopor bagi aktivitas debat parlementer di tanah air. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL