FMIPA UGM for Jawa Pos

Tim FMIPA UGM bersama CEO Apple Tim Cook (tengah) di kompleks Apple Inc, Amerika Serikat/FMIPA UGM for Jawa Pos

California, LiputanIslam.com – Inovasi dalam perkembangan teknologi dunia mampu di ikuti oleh mahasiswa Indonesia. Salah satunya adalah inovasi yang dilakukan oleh enam mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Jogjakarta, yang berhasil menyabet gelar Best Public Safety App dalam kompetisi IT di California, Amerika Serikat.

Ke enam mahasiswa brilian tersebut adalah Oscar yang berperan sebagai project manager, didampingi Zamahsyari (programer), Bahrunur (programer), Sabrina Woro A. (designer), Fansyuri Jenar (copywriter), serta Maulana Rizki A. (data analyst). Peraih Indonesian Youth Leaders dari UNFPA (United Nations Population Fund) tersebut tampil ”sempurna” sehingga memukau dewan juri yang terdiri atas para pakar teknologi, seperti diberitakan oleh Jawapos.com.

Aplikasi Realive merupakan pengembangan dari aplikasi sebelumnya Quick Disaster yang pernah mendapatkan gelar tertinggi (Global Winner) dalam kompetisi Code for Resilience yang diadakan oleh Bank Dunia di London, Inggris, Juni 2014.

Oscar dan kawan-kawan menyematkan aplikasi Realive dalam perangkat Google Glass sehingga penggunanya mendapatkan panduan untuk menyelamatkan diri saat terjadinya bencana secara real time dengan mengucapkan kata “okay glass“.

Saat ini aplikasi tersebut tengah dikembangkan oleh Oscar agar bisa disematkan dalam perangkat Android Wear yang juga dikeluarkan oleh Google namun dalam bentuk yang berbeda berupa jam tangan.

Jadi, Realive merupakan aplikasi untuk menangani kecelakaan atau bencana secara real time yang dikembangkan pada Android Wear dan Google Glass. Aplikasi itu dapat memberi tahu pihak-pihak terkait dan terdekat seperti polisi, pemadam kebakaran, petugas kesehatan, dan lainnya saat terjadi kecelakaan secara real time.

Oscar mengungkapkan, keunggulan Realive ada pada kecepatan waktu penanganan bencana. ”Karena sampai saat ini beberapa orang masih bergantung pada pemanfaatan HT (handie-talkie). Sedangkan di zaman modern seperti saat ini, semua informasi lebih mudah diperoleh melalui handphone. Nah, otomatis semua warning notification bisa masuk ke handphone saat sudah connect dengan perangkat tersebut,” katanya.

Karya Oscar dkk lebih unggul karena mampu mengalahkan karya peserta lain yang kebanyakan belum memberikan faktor kecepatan pada aplikasi yang mereka ciptakan. Praktis, inovasi tersebut mampu mengantarkan tim UGM menyabet gelar dalam kompetisi yang dihelat di Silicon Valley, jantung industri teknologi dunia di Amerika Serikat, itu.

Kompetisi selama dua hari tersebut juga membawa Oscar cs berkesempatan mengikuti berbagai forum teknologi internasional. ”Salah satunya yang paling berkesan ketika saya dan teman-teman mendapat undangan khusus dari CEO Apple Tim Cook. Kami diajak berkeliling kantor Apple Inc,” ujarnya dengan bangga. (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*