Jepang-IndonesianaTokyo, LiputanIslam.com — Indonesia dan Jepang telah membina kerjasama dalam berbagai bidang dalam kurun waktu yang lama, termasuk di sektor pendidikan. Dari info resmi Kedutaan Besar Kepang untuk Indonesia, dinyatakan saat ini ada 2.500 pelajar dan mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Jepang. Dan angka ini, menunjukkan kecenderungan peningkatan setiap tahunnya.

Fitri Ramadhani, adalah salah satu mahasiswa yang beruntung bisa menjajal Negeri Sakura tersebut melalui program pertukaran mahasiswa. Ia adalah mahasiswa Universitas Bung Hatta (UBH), dan kini mengenyam pendidikan di Sonoda Womens University.

Kesempatan ini tidak disia-siakan olehnya. Atas kerja kerasnya, Fitri mampu mengharumkan nama Indonesia, setelah meraih juara dalam lomba pidato Bahasa Jepang Internasional untuk pelajar asing di kota Amagasaki Hyogo, Jepang. Ia menyisihkan perserta lainnya dari Indonesia, Tiongkok, Taiwan, Korea, Polandia, Ukraina, Jerman, dan Australia.

Oslan Amril, SS, M.Si, Sekretaris Jurusan Sastra Jepang UBH mengatakan, dalam lomba pidato tersebut, Fitri membawakan pidato yang berjudul, “Sensei to ittara nani wo omoi ukabemasuka”. Isi pidatonya menggambarkan, peran sensei (guru/dosen) yang  bukan cuma mengajar di sekolah saja, tetapi menjadi guru yang baik.

“Belajar bukan hanya di dalam kelas, tetapi juga berusaha mengenal lingkungan sekitar dan berkomunikasi dengan orang-orang di sekitar kita merupakan pelajaran yang baik selama kita tinggal di luar negeri,” jelasnya, seperti dilansir Kabar Kampus, 15 Februari 2015.

Menurut Oslan, selama mengikuti program ini mereka akan mempelajari budaya dan bahasa Jepang dengan program-program yang sudah disusun sedemikian rupa. “Selain mendapatkan pengetahuan tentang bahasa dan budaya Jepang, mereka juga akan memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia sesuai dengan tujuan program ini yaitu pertukaran budaya antar dua negara,” ujarnya.

Fitri dalam ajang tersebut meraih juara dua. Sedangkan untuk juara pertama dari Tiongkok dan diposisi ketiga Taiwan dengan dewan juri dari Amagasaki International Association, Sonoda Women’s University (SWU), Kansai Kokusai Daigaku, dan Sangyou Gijutsu Tanki Daigaku. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL