mahasiswa-dan-alumni-unpab-akan-ciptakan-1000-web-desa-seindonesia_56Medan, LiputanIslam.com — Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi (iptek) diakui memang memberikan berbagai kemudahan. Banyak pekerjaan yang bisa diselesikan dengan lebih efektif. Namun sayangnya, masih banyak penduduk Indonesia yang belum bisa menikmati kemudahan tersebut dikarenakan kurangnya fasilitas dan minimnya informasi.

Kondisi ini mendorong para mahasiswa dan alumni Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan untuk membentuk sebuah wadah yang diberinama Desapedia. Dilandasi rasa tanggung jawab sosial dan kesadaran diri, Desapedia berkeinginan untuk mengembangkan sebuah desa agar menjadi desa yang melek IT.

Tim Desapedia yang terdiri dari beberapa alumni (Ahmad Akbar, S.Kom alumni FT, Nur’aini Damanik, S.Kom Alumni FT)dan mahasiswa UNPAB (Rezita Naimunisa, Wahyuli, dan Ariel), mengunjungi salah satu desa yang akan dijadikan desa percontohan sebagai desa teknologi.

Desa yang menjadi sasaran utama adalah Desa Kota Pari yang berada di Kecamatan Pantai Cermin. Desa ini akan dibuatkan website oleh Tim Desapedia. Menurut Ahmad Akbar, Ketua Tim Desapedia, pembuatan website ini nanti tidak hanya sekedar membuatkan saja, namun akan melakukan pendampingan kepada masyarakat agar menyadari pentingnya IT.

“Terbentuknya komunitas Desapedia ini adalah karena rasa cinta saya kepada desa asal saya dan tak lain juga karena kecintaan saya kepada kampus Panca Budi yang selama ini sebagai tempat saya meniba ilmu dan mendapat banyak pelajaran, saya dan tim saya ingin memberikan kontribusi kepada desa asal dengan cara membuatkan website dan melakukan pendampingan serta membantu merubah paradigma masyarakat akan pentingnya IT,” jelasnya, seperti dilansir Desapedia, 21 Januari 2015.

“Kami semua berharap agar nantinya Desapedia ini menjadi jembatan serta media untuk meningkatkan eksistensi desa-desa yang ada di Indonesia seperti pada target kami yakni menciptakan 1000 website desa, sehingga siapapun dengan mudahnya dapat mengakses desa-desa di Indonesia. Meskipun Desapedia baru saja di bentuk namun pengunjung website Desapedia ini sudah mencapai empat ribu pengunjung dari berbagai negara di dunia, dan Desapedia ini dapat di akses melalui Desapedia.com,” kata Akbar. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL