Sumber: nu.or.id

Makassar, LiputanIslam.com– Ketua Umum Pagar Nusa, M. Nabil Haroen menyatakan bahwa federasi Pencak Silat Pagar Nusa (Pencak Silat NU) siap berperan aktif dalam perdamaian dunia. Terhadap keamanan kawasan Asia Tenggara (ASEAN), khususnya gejolak di Myanmar saat ini, Pagar Nusa mendukung penuh langkah pemerintah Indonesia mengupayakan perdamaian.

“Pagar Nusa ini organisasi besar, kita merupakan federasi dari berbagai perguruan pencak silat. Sumber daya yang besar ini haruslah berperan besar, tidak hanya di wilayah domestik Indonesia, namun di ruang regional Asia Tenggara dan internasional,” ujarnya di hadapan ribuan pendekar Pagar Nusa di Auditorium Universitas Islam Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (9/9).

M. Nabil mengaku, bahwa dirinya telah menyampaikan kepada presiden akan pentingnya peran Indonesia dalam upaya perdamaian Myanmar. “Dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo, saya bersama Ketua PBNU, Kiai Said menyampaikan dukungan kepada pemerintah untuk inisiasi perdamaian di Myanmar, dalam tragedi Rohingya,” ungkapnya.

“Presiden sangat mengapresiasi peran Pagar Nusa yang cepat merespon isu Rohingya, dalam kasus rencana demonstrasi di Borobudur. Peran strategis Pagar Nusa mengawal perdamaian ini yang perlu direplikasi di pelbagai daerah, bahwa Pagar Nusa mengabdi kepada kiai dan bangsa,” tambah Nabil.

Sementara Rektor Universitas Islam Makassar, Majdah M. Zain dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pagar Nusa mendapat dukungan penuh dari kampus. “UIM Makassar secara resmi memasukkan Pencak Silat Pagar Nusa sebagai mata kuliah resmi, dengan kuota 1 SKS di semua jurusan. Ini bentuk perhatian kami, terhadap pentingnya pencak silat bagi generasi bangsa,” terangnya.  (Ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL