Ali Tanuwidjaja (paling kanan) di Showroom Pabrik PT Karyamitra, Pasuruan, Jatim/Junanto Herdiawan

Ali Tanuwidjaja (paling kanan) di Showroom Pabrik PT Karyamitra, Pasuruan, Jatim/Junanto Herdiawan

Pasuruan, LiputanIslam.com – Ali Tanuwidjaja atau lebih akrab di panggil pak Ali adalah seorang lulusan universitas top di Amerika Serikat, Jurusan Aerospace Engineering, Massachusetts Institute of Technology (MIT). Ia bahkan pernah bekerja di perusahaan raksasa pesawat terbang Boeing dan memiliki spesialisasi di bidang helikopter.

Meskipun lulusan dari universitas top luar negeri, kecintaan pak Ali terhadap Indonesia tidak bisa ditawar lagi. Ia akhirnya kembali ke Indonesia dan mendirikan sebuah pabrik sepatu dengan bendera PT Karyamitra Budisentosa. Ia bahkan memulai usahanya benar-benar dari nol karena tidak mengetahui seluk-beluk tentang produksi sepatu.

Jika anda mengenal sepatu bermerek Prada, Aigner, Rotteli, dan Geox tentu akan berpikir bahwa sepatu tersebut di produksi di luar negeri. Dugaan anda ternyata salah, sepatu-sepatu tersebut asli buatan Pasuruan, Jawa Timur, yang hampir 97 persennya diekspor ke butik-butik di luar negeri. Seperti yang ditulis oleh seorang bloger Kompasiana, Junanto Herdiawan ketika mengunjungi pabrik seluas 5 hektar di Pasuruan, Jawa Timur, menuturkan bahwa pasar ekspornya mencakup negara-negara maju seperti Singapura, Australia, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Portugal, Swiss, AS, Inggris, Rusia, Belgia, Hongkong, dan Taiwan.

Setiap tahunnya PT Karyamitra mampu memasok 2,5 juta pasang sepatu ke pasar luar negeri. Untuk membidik pasar lokal, sejak tahun 1996, PT Karyamitra memproduksi beberapa merek yakni Rotelli, Gosh, dan Bellagio.

Keunggulan produk-produk PT Karyamitra adalah sangat memperhatikan hal-hal hingga paling detail dan mendasar. Dengan modal standar ISO 9001 (Quality Management System), sepatu Pasuruan tersebut mampu menembus pasar Eropa dengan memenuhi beberapa regulasi dan ketentuan yang sangat ketat. Namun, akhirnya sepatu asli Indonesia tersebut bisa diterima oleh pasar Eropa dan kini menjadi buruan di pasar lokal karena brand dan kualitasnya yang mendunia.

Salah satu filosofi hidup yang bisa diteladani dari pak Ali adalah pilihan hidupnya didedikasikan sebesar-besarnya untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

“Hidup ini bagi saya yang terpenting adalah memberi manfaat bagi orang banyak. Di Pasuruan ini, saya bisa memberi pekerjaan pada ribuan orang. Kalau bekerja di luar negeri, manfaatnya hanya buat saya saja. Jadi saya memilih yang pertama.” pungkasnya. (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL