Sumber: kabarkota.com

Bogor, Liputanislam.com– Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa sebagian elemen masyarakat saat ini terlihat begitu berlebihan dalam mengekspresikan keberagamaanya. Bahkan ada yang sampai melakukan aksi yang justru bertentangan dengan esensi agama. Padahal menurutnya, agama itu sendiri pada prinsipnya adalah memuliakan manusia.

“Agama pada prinsipnya menjaga kemuliaan manusia yang sudah termaktub secara eksplisit dalam Al-Quran,” ucapnya pada acara Rapat Pimpinan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama di Hotel Alana, Sentul, Bogor, Jawa Barat (Jabar), pada Senin (21/1).

Menurutnya, agama itu menyatukan, merangkul, dan mengayomi semua elemen manusia tanpa terkecuali. Melakukan penghinaan, ujaran kebencian, hingga tindakan kekerasan merupakan hal yang bertentangan dengan agama.

“Maka aksi kontra humanisme, seperti penistaan, caci maki, bahkan kekerasan yang mengusung ajaran agama adalah bentuk kesalahan menyerap ajaran agama” tegasnya.

Oleh karenanya, Menag mengingatkan semua pihak agar tidak saling hina dan caci maki. Apalagi sampai menggunakan dalil-dalil agama. “Hal ini dapat mengancam persatuan bangsa dan mendesepsi ajaran agama Islam yang sebenarnya. Tahun politik yang panas harus disikapi dengan dingin oleh segenap umat beragama di Indoensia agar persatuan Indonesia tetap terjaga,” katanya. (aw/republika).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*