Sumber: radarcianjur.co

Cirebon, LiputanIslam.com– Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU), KH Maman Imanulhaq menyatakan bahwa pihaknya saat ini sedang mengembangkan dakwah via siber. Menurutnya, dakwah melalui siber diharapkan dapat menangkal radikalisme maupun berita hoax di media sosial (medsos).

“Kita tidak bisa melawan kelompok intoleran jika tidak menguasai dakwah yang sistematis,” ujar Maman Imanulhaq saat menghadiri pelantikan pengurus LDNU Kabupaten Cirebon, pada Minggu (5/11).

Menurut Kiai Maman, pengembangan dakwah via siber ini telah dimulai sejak empat bulan yang lalu. Dari hasil kerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi, ratusan dai NU dilatih agar mereka tidak hanya berdakwah di atas panggung, namun juga direkam dan disebarluaskan melalui media termasuk media sosial.

Untuk angkatan pertama dan kedua, lanjutnya, ada 400 orang dai yang diberikan pelatihan. Mereka diajarkan cara membuat konten melalui media sosial, termasuk bagaimana menangkal jika ada upaya radikalisme. Mereka pun diajarkan membedakan berita yang benar dan hoax.

kaum muda saat ini lebih cenderung mencari berita, termasuk konten mengenai agama, melalui media sosial. Oleh karena itu, dakwah melalui siber dinilai penting untuk menangkal kelompok radikalisme yang ada di medsos. “Yang datang ke pengajian paling hanya yang tua-tua saja,” ungkap Kiai Maman. (Ar/Republika).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL