Sumber: suarapelajarnu.wordpress.com

Jember, Liputanislam.com– Pengasuh Pondok Pesantren Ashri Talangsari Jember, KH Afton Ilman Huda (Gus Afton) mengatakan bahwa semangat pelajar Nahdlatul Ulama (NU) tidak boleh kendur dalam upaya melawan paham radikal (Radikalisme). Pelajar NU harus terus memperjuangkan Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah (Aswaja NU) dan menyebarkan paham Islam moderat.

Demikian hal itu disampaikan Gus Afton pada saat memberikan pengarahan dalam acara Ta’aruf PC IPNU-IPPNU Jember, Jawa Timur (Jatim) seperti dilansir NU Online, pada Selasa (5/2).

Menurutnya, pelajar NU mempunyai tugas yang tidak ringan di tengah kian maraknya ancaman gerakan radikal dan aliran menyimpang lainnya. “Mudah-mudahan ini (ta’aruf di makam Mbah Shiddiq) adalah  langkah yang   baik untuk memulai  perjuangan kalian nanti,” ucapnya.

Kemudian selanjutnta, Gus Afton menceritakan peran Mbah Shiddiq dalam menyebarkan Islam di Kabupaten Jember. Pesantren Ashtra, Talangsari, yang dirikan Mbah Shiddiq merupakan pondasi awal berkembangnya Islam di  Jember, melalui pengkaderan santri dan pendirian sejumlah masjid, termasuk masjid jamik Al-Baitul Amin yang terletak di sebelah barat alun-alun kota Jember.

“Jadi santri-santri dan keturunan beliau kemudian menjadi motor penggerak menyebarnya Islam di Jember dan sekitarnya,” tambahnya. (aw/NU Online).

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*