Sumber: tribunnews.com

Kuala Lumpur, LiputanIslam.com– Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa (Pencak Silat NU), M. Nabil Haroen menyerukan kepada masyarakat muslim di Malaysia untuk menjaga persaudaraan dan perdamaian. Menurutnya, di tengah paham radikal yang berkembang dan meresahkan belakangan ini, kita harus saling bahu-membahu dan meningkatkan persatuan.

“Jangan sampai kita tercerai berai karena konflik. Untuk itu, gerakan radikal harus kita antisipasi dengan kesiapan fisik, mental, spiritual dan pengetahuan,” seru M. Nabil disela acara Maal Hijrah 1439 H di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (24/9).

Menurut M. Nabil, isu geo-politik dan geo-strategis di Asia Tenggara yang sedang hangat saat ini, seperti sengketa Laut China Selatan dan konflik di Myanmar, harus disikapi secara jernih. Semua pihak harus bersikap lebih hati-hati agar tidak menimbulkan konflik baru.

“Tragedi di Rakhine, Myanmar dan isu Laut China Selatan melibatkan peran Malaysia dan Indonesia. Kita harus melihatnya secara jernih, jangan sampai menjadi ruang konflik baru antar negara,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, M. Nabil juga meminta kepada warga nahdliyin dan para pendekar Pagar Nusa untuk saling menguatkan barisan. Warga nahdliyin diharapkan menjadi duta perdamaian di tempatnya masing-masing.

“Warga nahdliyin seluruh dunia harus bersatu, bergerak seirama dan mengkampanyekan Islam Nusantara dalam sikap dan keteladanan. Saya juga menghimbau pendekar Pagar Nusa di Malaysia dapat menjadi duta Islam Nusantara, yang menggemakan Islam ramah ala pesantren di negeri Jiran,” ungkapnya. (Ar/NU Online).

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL