10837_9120_oke-Boks-boneka-pelepah-2-a

Surabaya, LiputanIslam.com – Tak ada yang menyangka bila sampah pelepah pisang bisa di sulap menjadi sesuatu yang menghasilkan. Bahkan keuntungan yang diraih dari kreativitas dan usaha keras ini justru menghasilkan rupiah lebih banyak dibandingkan dari pekerjaan kantoran. Pelepah pisang tersebut berhasil diubah menjadi aneka ragam boneka yang menarik nan kreatif karya Mira Liem yang berdomilisi di Surabaya ini.

Boneka-boneka pelepah pisang tersebut dibandrol dengan harga yang lumayan antara Rp 75 ribu hingga Rp 150 ribu. Selain memeiliki nilai tambah karena merupakan produk yang dibuat dari sampah organik pelepah pisang juga memiliki nilai kreativitas yang tinggi karena membutuhkan detail pengerjaan yang baik. Boneka-boneka tersebut memiliki tema masing-masing mulai dari penabuh beduk, petani, seniman batik, pedagang, bahkan menyerupai boneka anak-anak si Unyil, seperti dilansir dari Jawapos.com (29/12/14).

Boneka-boneka pelepah pisang tersebut mulai memenuhi pasar Surabaya yang cocok untuk dijadikan hiasan di ruang tamu atau sekedar pajangan di kamar tidur. Mira suskses memanfaatkan limbah organik sehingga memiliki nilai tambah dan menghasilkan rupiah.

Mira tercetus untuk membuat boneka dari limbah pelepah pisang sejak tahun 2005 karena membaca sebuah artikel di internet yang menginspirasinya untuk menghasilkan rupiah dari pengolahan sampah. Salah satunya yang dipilih saat itu adalah pelepah pisang yang ia lihat banyak sekali terbuang di tempat sampah di jalan.

Setelah berlatih membuat bunga dari pelepah pisang, kemudian Mira mengembangkannya menjadi sebuah kreasi berbentuk pohon. Tak berhenti sampai disitu ia kembangkan lagi menjadi binatang dan manusia.

Dari inovasi dan kreasi yang tak henti itulah akhirnya Mira mampu membuat boneka pelepah pisang dengan sempurna setelah ditempa latihan yang tidak mudah terutama dalam menyiapkan rangka dan menentukan proporsi boneka pelepah pisangnya itu.

Hasil karya Mira lebih unik dan berbeda dengan yang lain. Banyak yang suka, termasuk Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. “Sering datang pesanan untuk kenang-kenangan tamu wali kota,” ujarnya.

Mira mengungkapkan omzet yang didapatkan dari sekali orderan bisa mencapai antara Rp 10 juta hingga Rp 20 juta dengan jumlah 100 hingga 200 buah boneka.

Ia menjelaskan bahan pun tidak terlalu mahal. Pelepah pisang sangat murah, bahkan gratis. Total pendapatan dari sisi bisnis melebihi gaji pekerjaannya sebagai staf administrasi. (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*