Sumber: serikatnews.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Korps PMII Putri (Kopri) Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melakukan Deklarasi Damai Usai Pemilu (Pemilihan Umum). Sekretaris Kopri PB PMII, Nurma Nengsi mengatakan deklarasi dilakukan sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi ketegangan yang terjadi di masyarakat akibat Pemilu Sentak 17 April lalu. Sebelum deklarasi diadakan juga Talkshow bertajuk ‘Peace as a Value’.

“Dari sebelum pelaksanaan pemilu hingga hari pencoblosan, ketegangan belum kunjung mereda. Bahkan, pasca pemilu, keterpecahan masyarakat semakin nampak yang ditunjang berita hoaks dan provokatif yang terus beredar di media sosial,” katanya di Jakarta, pada Senin (29/4).

Menurutnya, deklarasi damai tersebut sebagai upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. “Ini sangat penting untuk mencegah kerusuhan yang terjadi pasca pemilu,” ungkapnya.

Berikut isi deklarasi yang dibacakan pengurus Kopri PB PMII:

Pertama, kami generasi muda Indonesia sepakat bersama-sama akan menerima siapapun presiden dan wakil presiden serta dewan perwakilan rakyat yang nantinya ditetapkan oleh KPU.

Kedua, kami generasi muda Indonesia menyerahkan dan percaya sepenuhnya penyelenggaraan Pemilu 2019 kepada KPU.

Ketiga, kami generasi muda Indonesia sepakat untuk menciptakan situasi yang kondusif demi terwujudnya Indonesia yang, damai, sopan, bermatabat, dan demokratis. (aw/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*