Sumber: republika.co.id

Jakarta, Liputanislam.com– Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI),  KH Zainut Tauhid mengatakan bahwa MUI bersikap netral terhadap Pemilihan Umum (Pemilu), yakni Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada April 2019 mendatang. Berdasarkan hasil Rapat Pimpinan MUI pada Selasa (8/1) lalu, dinyatakan bahwa MUI sebagai lembaga tidak akan ikut dalam kegiatan politik praktis (Pemilu).

“Kita tidak membahas Pilpres secara teknis, tapi bagaimana memposisikan MUI sebagai institusi itu harus menjaga jarak kepada semua pihak. Itu juga ditegaskan ketua umum. Ketua umum menyampaikan bahwa MUI netral,” ujarnya di Jakarta, seperti dilansir republika.co.id, pada Rabu (9/1).

Menurutnya, sikap netral ini juga sudah ditegaskan dalam Rakernas MUI di Raja Ampat, Papua Barat pada November lalu. “Putusan terakhir di Rakernas di Raja Ampat Papua Barat, itu tidak ada keputusan yang mendukung salah satu paslon. Dan beliau (Kiai Ma’ruf) hadir di situ. Itu bukti bahwa MUI netral,” ucapnya.

Namun demikian, lanjut Zainut, MUI mempersilakan para pengurusnya untuk menentukan dukungannya secara personal, dan bukan atas nama lembaga. Sebab, sebagai warga negara yang dijamin oleh konstitusi, pengurus juga mempunyai hak untuk menentukan pilihan politiknya.

“Pengurus ya silakan saja sepanjang tetap menjaga ukhuwah (persatuan) dan tidak menimbulkan konflik baik di internal MUI maupun di luar. Karena di kepengurusan ada yang menjadi paslon seperti Pak Ketum sendiri. Dan beliau menunjukkan netralitasnya,” tandasnya. (ar/republika).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*