Sumber: detak.co

Bandung, LiputanIslam.com– Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj menyampaikan harapannya agar Lembaga Pendidikan Ma’arif NU terus melahirkan generasi yang moderat. Menurutnya, tugas LP Ma’arif adalah menjaga umat. Melalui pendidikan kepada siswa-siswi tersebut diharapkan lahir pemuda dan umat yang washatan (moderat).

Hal itu disampaikan Kiai Said saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Rakornas Lembaga Pendidikan Ma’arif NU yang bertema Outlook Indonesia 2030: Kontribusi Ma’arif NU dalam Menyiapkan Generasi Emas di 2030 di Hotel Jayakarta, Kota Bandung, pada Selasa (27/2).

Menurutnya, untuk menjadi umat moderat, butuh kecerdasan yang lebih dibanding kalangan ektrem kiri maupun ekstrem kanan. Kiai Said juga meminta LP Ma’arif agar membuahkan generasi yang berperan, penentu di berbagai bidang seperti budaya, kemanusiaan, ekonomi, pertanian, dan bidang-bidang lain.

Sementara Ketua Panitia Rakernas dan Rakornas LP Ma’arif NU, Saidah Sakwan mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang berupaya menyiapkan generasi emas pada tahun 2030. “Kenapa kita konsern 2030? Karena saat itu, kita memasuki satu abad NU dan Ma’arif NU. Kita memiliki mandat berat karena hari ini kita memasuki era revolusi keempat, setelah revolusi industri, permesinan, dan IT,” jelasnya.

Menurut dia, saat ini terjadi kegaduhan digital. Kalau NU tidak ikut gaduh, maka akan tertinggal di dunia digital society. “Kita juga punya mandat kader Aswaja,” katanya. (ar/NU Online).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*