Sumber: nu.or.id

Brebes, LiputanIslam.com– Pengasuh Pondok Pesantren Modern Al Falah Jatirokeh Songgom Brebes, KH Nasruddin menyatakan bahwa dirinya bangga dengan kiprah Nahdlatul Ulama (NU) yang selalu tampil di garis terdepan ketika ada kelompok yang berupaya merongrong Pancasila. NU juga selalu setia dan konsisten menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Namun demikian, Kiai Nasruddin mengingatkan agar warga NU tidak larut dalam politik praktis.

“Tetapi kalau selalu larut dalam kiprah politik praktis, NU akan dijadikan musuh bersama bagi pihak yang anti NKRI,” ucapnya di Brebes, Jawa Tengah, seperti dilansir NU Online, pada Sabtu (3/2).

Menurutnya, selama ini NU terkadang masih terkesima dengan dunia politik praktis. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya warga NU yang menentukan pilihan sebagai politikus. Dari mulai menjadi wakil rakyat, pengurus dan pegiat partai politik, hingga maju di pemilihan kepala daerah.

“Kegamangan tersebut membuat NU tidak fokus dalam pengkaderan dan mabarot atau sosial kemanusiaan,” ujarnya.

Bahkan ia menilai bahwa kegiatan sosial dan mabarot seperti kesehatan, penanggulangan kemiskinan dan pendidikan juga belum digarap maksimal. “Jangan sampai NU besar hanya wadahnya saja tetapi tak berisi, tidak berkualitas karena tidak peka terhadap persoalan kemanusiaan dan umat,” ungkapnya.

Kalaupun terjun di bidang politik, lanjut Kiai Nasruddin, maka NU fokus pada politik kebangsaan dan kenegaraan, bukan politik praktis. “NU berkhidmat untuk politik kebangsaan dengan tujuan kesejahteraan dan kemaslahatan umat,” tambahnya. (Ar/NU Online)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*