Sumber: nu.or.id

Cirebon, Liputanislam.com– Pengasuh Pesantren Khas Kempek Cirebon Jawa Barat, KH Musthofa Aqil Siroj mengatakan bahwa dalam prinsip Islam persaudaraan dan persahabatan sesama manusia tidak melihat perbedaan etnis, suku, dan agama. Sebab, pada dasarnya setiap manusia dihadapan Allah SWT adalah mulia.

Hal itu ia sampaikan saat kunjungan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia, Xiao Qian dan peresmian fasilitas mandi, mencuci dan kakus (MCK) di Pesantren Khas Kempek, Cirebon, Jawa Barat (Jabar), pada Kamis (6/12).

Kiai Musthofa menyebutkan hadits Nabi yang menyatakan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang dapat membawa manfaat bagi manusia lainnya. Ia juga berharap kerja sama tersebut dapat mempererat hubungan negara Tiongkok dan Indonesia, hubungan masyarakat kedua negara, dan dunia pendidikan dengan dunia Pendidikan.

“Indonesia sudah menjalin hubungan baik sejak lama. Demikian juga negara Tiongkok dengan NU dan pesantren. Semoga Tiongkok menjadi negara yang aman dan baik,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Kiai Musthofa juga menceritakan kepada Dubes Xiao Qian bahwa  Pesantren Khas Kempek saat ini membimbing empat ribu santri. “Para santri mencari ilmu untuk kemanfaatan dunia dan kehidupan manusia,” terangnya. (ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*