Sumber: nu.or.id

Metro, LiputanIslam.com– Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung, KH Muhsin Abdillah menyampaikan harapannya agar program kerja yang akan dibahas dan diputuskan pada Konferensi Wilayah NU Lampung ke-10 pada 8 Maret 2018 mendatang dapat menyentuh kebutuhan umat. Program yang diharapkan adalah program nyata yang dapat membantu warga masyarakat khususnya warga NU (Nahdliyin).

“Semoga materi Konferwil dapat dimatangkan pada prakonferwil ini sehingga besok ketika dibahas di konferwil akan lebih baik dan memberi kemaslahatan bagi umat,” ucapnya saat memberikan sambutan pembuka prakonferwil yang dilaksanakan di Kampus Institut Agama Islam Ma’arif NU Kota Metro, Lampung, pada Sabtu (17/2).

Kiai Muhsin juga berharap semua pihak hendaknya bermuhasabah dengan kondisi PWNU Lampung saat ini. Dengan muhasabah, kepengurusan mendatang diharapkan akan lebih baik. “Siapa yang akan memimpin NU Lampung ke depan kita serahkan saja pada peserta. Berjalan secara alami sesuai AD/ART. Syuriyah tidak akan menggiring kepada siapapun,” tegasnya.

Terakhir, ia mengingatkan bahwa dalam berjamiyyah di Nahdlatul Ulama (NU) semua pengurus harus ikhlas dengan tidak melakukan rekayasa dan kepalsuan. Jika ada pengurus yang melakukan hal negatif seperti ini serta kepengurusan terbentuk dengan cara yang tidak benar, maka akan jauh dari keberkahan dan banyak ujian.

“NU merupakan amanat para sesepuh dan kiai kita. Kalau berkiprah dengan rekayasa dan kepalsuan maka akan banyak ujian dan bisa kualat,” katanya. (Ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*