Sumber: nu.or.id

Jeddah, LiputanIslam.com– Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ma’ruf Amin menyampaikan akan pentingnya pemahaman keislaman yang moderat. Oleh karena itu ia meminta seluruh warga NU (Nahdliyin) dan seluruh Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) di berbagai negara untuk menguatkan pengetahuan yang berlandaskan Ahlussunnah wal Jama’ah, yakni pemahaman keislaman yang moderat.

“Salah satu upaya yang terus dilakukan adalah dengan melakukan koordinasi dengan seluruh PCINU tentang penguatan basis kaderisasi dan pemahaman keislaman yang moderat. Dalam menjalankan roda organisasi spirit yang kita genggam adalah perubahan menuju ke arah yang lebih baik dan lebih baik lagi,” ucapnya pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Sewindu Haul Gus Dur di Wisma Konsulat Jenderal RI Jeddah, Arab Saudi, seperti dilansir NU Online, pada Senin (1/1).

Kiai Ma’ruf mengingatkan agar NU terus menjadi pelopor penyebar Islam yang rahmatan lil alamin. Menebarkan Islam dengan dakwah yang santun dan penuh kasih sayang. “NU tetap harus berjalan di atas rel dakwah ala ahlussunnah wal jama’ah yang mengedepankan kesantunan dalam berdakwah,” tuturnya.

Sementara Sekretaris Jenderal PBNU, HA Helmy Faishal Zaini mengatakan pentingnya penguatan PCINU sebagai bagian dari upaya menyebarkan ajaran Islam yang ramah dan toleran. Menurutnya, Islam Nusantara sebagai Islam yang ramah hendaknya terus dikembangkan ke seluruh dunia.

“Dakwah Islam Nusantara, yakni Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah terus diupayakan untuk disebarkan ke penjuru dunia. Salah satunya yang paling efektif melalui kehadiran PCINU-PCINU,” ungkapnya. (Ar/NU Online).

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*