Sumber: liputanislam.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ma’ruf Amin mengatakan bahwa puasa itu menjadikan manusia bertakwa. Hal itu sesuai dengan apa yang tertera dalam Al-Qur’an bahwa puasa itu menjadikan seseorang menjadi bertakwa. Demikian disampaikan Kiai Ma’ruf saat acara buka puasa di Pondok Indah Jakarta, Selasa (29/5).

“Orang yang puasanya benar pasti bertakwa,” ucapnya.

Menurut Kiai Ma’ruf, ada tiga ciri-ciri orang yang bertakwa. Pertama, mendermakan harta di saat senang dan susah. Orang yang bertakwa adalah yang selalu mendonasikan hartanya dalam semua keadaan. Ketika kaya, mereka bersedekah. Begitu pun ketika mereka miskin.

Kedua, mampu menahan amarah. Menurutnya, marah adalah sifat yang manusiawi sehingga siapapun itu pasti pernah marah. Orang yang bertakwa bukan berarti tidak pernah marah, akan tetapi mereka mampu menahan amarah. “Marah itu manusiawi dan kadang malah harus marah. Ketika agamanya dihina, maka harus marah. Puasa itu latihan untuk menahan amarah,” ungkapnya.

Sementara ciri yang ketiga adalah suka memaafkan orang lain. Orang yang bertakwa pasti memiliki sifat pemaaf. Mereka selalu mengedepankan sifat maaf dari pada dendam kepada orang yang salah atau menyakitinya.

“Tidak ada ruginya kita memaafkan,” tambah Kiai Ma’ruf. (ar/NU Online).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*