Sumber: Kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila sudah final. Oleh karena itu, ia menegaskan, Indonesia tidak  membutuhkan bentuk negara yang lain, termasuk bentuk  khilafah sekalipun. Pernyataan itu disampaikan Kiai Ma’ruf usai menghadiri acara Kongres Ekonomi Umat yang dibuka Presiden Joko Widodo di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, pada Sabtu (22/4).

Kiai Ma’ruf mengungkapkan, bahwa Indonesia telah menyepakati sistem kenegaraan sendiri sejak awal kemerdekaan. Sehingga tak perlu lagi bicara sistem lain. “Indonesia kan sistemnya republik, pilar kebangsaan yang disepakati. Khilafah nggak cocok dengan Indonesia. Tak perlu bicara khilafah, sudah tak ada lagi,” tegasnya.

Kiai Ma’ruf Amin menyampaikan, bahwa tokoh Indonesia dari mahzab apapun telah menyepakati sistem yang dipakai saat ini. Oleh karena itu, ia kembali mengingatkan bahwa munculnya sistem baru justru akan menimbulkan gejolak baru.

“Kita bangsa Indonesia, apapun mahzabnya bangsa kita, tokoh kita, para pendahulu sudah sepakati sistem ini. Jangan membuat sistem baru yang timbulkan gejolak baru, sudah selesai, kesepakatannya sudah selesai. Ini kan gaduh karena ada kelompok baru yang inginkan sistem lain,” tuturnya.

Pernyataan Kiai Ma’ruf tersebut, menanggapi beredarnya undangan di media sosial mengenai diselenggarakannya acara International Khilafah Forum dengan mengangkat tema ‘Khilafah Kewajiban Syar’i Jalan Kebangkitan Umat’, yang rencananya akan digelar pada Minggu (23/4) pukul 19.30-23.00 WIB di gedung Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan.

Sementara itu, sebelumnya, pihak Polda Metro Jaya telah menegaskan tidak akan mengizinkan kegiatan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) terkait penyelenggaraan “International Khilafah Forum” di Jakarta.”Pada prinsipnya Polda Metro Jaya tidak mengizinkan kegiatan itu sampai sekarang belum ada izin,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, di Jakarta, pada Sabtu (22/4). (Ar/Kompas/Detik/Tempo).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL