Sumber: nu.or.id

Bogor, Liputanislam.com– Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Calon Wakil Presiden nomor Urut 01, KH Ma’ruf Amin mengingatkan semua pihak khususnya relawan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin agar tidak melakukan kampanye negatif dan menyebarkan hoaks. Menurutnya, yang perlu dilakukan adalah menunjukkan dan menyampaikan keberhasilan-keberhasilan atau prestasi yang telah dicapai selama ini.

Hal itu disampaikan Kiai Ma’ruf pada saat bertemu para relawan dan berkunjung silaturahmi dengan beberapa pondok pesantren di Bogor, Jawa Barat (Jabar), seperti dilansir republika.co.id, pada Minggu (6/1).

“Yang kita jual adalah keberhasilan-keberhasilan, jadi kita harus tangkal hoaks-hoaks itu,” tegasnya.

Ia meminta para relawannya untuk berkampanye dan mempromosikan keberhasilan-keberhasilan yang telah dicapai pemerintah. Kendati demikian, dia berpesan agar para relawannya menghindari cara-cara negatif dalam memberikan dukungan. Seperti berbohong atau menyebarkan kabar hoaks.

Kiai Ma’ruf mengaku bahwa dirinya pernah disasar oleh perkara itu (hoaks). Salah satu kabar bohong yang sempat menerpanya adalah isu mengenai dirinya dikabarkan berjoget. Padahal, saat itu dirinya hanya ikut bertepuk tangan.

Pada kesempatan berada di Bogor tersebut, Kiai Ma’ruf juga berkunjung ke Pondok Pesantren Al-Falak, Kampung Pagentongan berziarah ke makam KH Tubagus Muhammad Falak bin Tubagus Abbas (Mama Falak). Ia diterima oleh cicit Mama Falak KH Agus Fauzan. “Dulu dekat makam ada kali, saya pernah sowan beberapa kali kepada mama Falak. Beliau wafatnya usia 130 tahun ya?” tanyanya.

Sementara KH Agus Fauzan menyampaikan bahwa Kiai Ma’ruf merupakan bagian dari Keluarga Pesantren Pagentongan. Dalam sejumlah kesempatan, ia pernah mengisi pengajian Haul Mama Falak. “Waktu Pak Suryadharma jadi Menteri Koperasi, Kiai juga ngisi di haul Mama Falak,” katanya. (ar/republika/NU Online).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*