Sumber: liputanislam.com

Lampung, LiputanIslam.com– Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa saat ini banyak berkembang aqidah yang menyimpang dan memiliki cara berfikir yang menyimpang, radikal, dan intoleran. Bahkan ada kelompok yang bersifat eksklusif; gampang menilai kelompok lain salah, gampang menuduh orang yang tidak sepaham dengannya sebagai kafir.

“Kelompok ini dapat merusak tatanan dalam bermasyarakat dan bernegara,” ucapnya saat menyampaikan sambutan pada Pelantikan Pengurus Gerakan Nasional Anti Narkoba (Ganas Annar) di Graha Bintang Universitas Malahayati Lampung, pada Kamis (8/3).

Namun demikian, menurut Kiai Ma’ruf, kita sebagai bangsa Indonesia masih beruntung karena masih memiliki pemersatu bangsa yang diwariskan oleh para ulama dan pejuang NKRI yaitu Pancasila. “Kenapa Indonesia bisa bersatu sampai dengan sekarang ini? Adanya Pancasila dan Piagam Jakarta merupakan dua pilar yang menyebabkan bangsa kita satu dalam bingkai ke-Indonesiaan,” ungkapnya.

Kiai Ma’ruf menegaskan bahwa Pancasila merupakan dasar negara yang dihasilkan dari kesepakatan bersama. “Pancasila merupakan kalimatun sawa (pernyataan kebersamaan),” kata kiai yang menjabat ketua MUI tersebut.

Sila-sila dalam Pancasila, jelasnya, tidak ada yang bertentangan dengan ajaran Islam dan menambah kesejukan kehidupan ditengah keberagaman Indonesia. “Kehidupan seperti di Indonesia ini harus disebarkan keseluruh dunia agar kehidupan di dunia bisa seperti kehidupan di Indonesia,” tambahnya. (ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*