Sumber: muslimmoderat.net

Cirebon, LiputanIslam.com– Pengasuh Pondok Pesantren Buntet Cirebon, KH Adib Rofiuddin memastikan bahwa informasi yang menyebutkan bahwa ada 5.000 santri Buntet ke Jakarta untuk mengikuti gerakan people power adalah berita bohong atau hoaks. Bahkan menurut Kiai Adib, informasi tersebut adalah fitnah.

“Saya dapat informasi sore kemarin terkait beredarnya informasi 5000 santri Buntet ke Jakarta. Itu fitnah,” tegasnya di Cirebon, Jawa Barat (Jabar), pada Senin (20/5).

Kiai Adib menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tidak melakukan pengerahan santri untuk berangkat ke Jakarta. Bahkan, saat aksi 212 lalu saja pihaknya telah melarang santrinya ke Jakarta. “Saat reuni 212 saja kami larang. Apalagi saat ini people power yang akan mengganggu perjalanan demokrasi bangsa Indonesia,”tegasnya.

Baca: Abaikan Hoaks, Mahfud MD: Urusan Negara Jauh Lebih Penting

Saat ini ribuan santri Pondok Buntet Pesantren masih melakukan aktivitas ngaji pasaran (pengajian ramadhan). Kiai Adib juga meminta masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan berbagai isu yang berkembang, apalagi kalau hal itu akan membuat gaduh. Semua pihak harus menunggu hasil KPU 22 Mei mendatang.

“Yang kalah harus legowo dan yang menang jangan jumawa. Mari kembali bergandengan tangan, untuk membangun Indonesia untuk menjadi negara yang aman dan tentram,” tambahnya. (aw/muslimmoderat/kompas).

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*