Sumber: nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj menyatakan bahwa sudah saatnya Nahdlatul Ulama (NU) berdakwah tidak hanya ceramah atau pidato, tetapi lewat tindakan. Seperti membangun lembaga pendidikan dan rumah sakit. Ia juga mendorong warga NU (Nahdliyin) agar menjadi ilmuwan.

Kiai Said menjelaskan, bahwa saat ini NU sudah memiliki beberapa rumah sakit yang tersebar di beberapa kota seperti Jombang, Demak, Tuban, Surabaya, Bayuwangi, dan yang lainnya. Dalam beberapa tahun ke depan juga akan dibangun rumah sakit di Cirebon dan Kendal atas hasil kerja sama dengan Wika.

“Itu rumah sakit di bawah yayasan NU langsung, bukan yayasan pribadi,” ucap Kiai Said pada acara Serah Terima Program CEPAT-LKNU & Peluncuran Program Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Diabetes Mellitus di Gedung PBNU Jakarta Pusat, seperti dilansir NU Online, pada Jumat (3/11).

Sementara terkait lembaga pendidikan, lanjut dia, NU saat ini sudah memiliki beberapa kampus yakni UNU Surakarta, UNU Indonesia (Unusia) Jakarta, UNU Cirebon, UNU Surabaya (Unusa), Unisnu Jepara, UNU Sidoarjo, UNU Lampung, UNU Kalimantan Selatan, UNU Kalimantan Timur, Unisma Malang, dan Unisnu Bandung, UNU Nusa Tenggara Barat (NTB), dan beberapa kampus lainnya.

Kiai Said kembali mendorong nahdliyin menjadi ilmuwan. Menurutnya, perdaban Islam yang dulu runtuh saat Baghdad diserang bisa dibangun kembali. Bahkan sebelum ada Amerika dan Eropa, umat Islam sudah banyak memiliki ilmuwan. “Ibnu Sina bapak pengobatan modern, pembuat navigator kompas pertama kali Ahmad bin Majid, pembuat peta pertama kali adalah Al Idrisi, dan Abbas bin Firnas adalah orang yang pertama kali terbang,” ungkapnya. (Ar/NU Online).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL