Sumber: nu.or.id

Jakarta, Liputanislam– Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj mengatakan bahwa berbagai bencana alam yang terjadi di tanah air, seperti gempa dan tsunami adalah musibah dan ujian bagi bangsa Indonesia. Oleh karena itu, kita harus sabar dan kuat menghadapi ujian ini.

“Semua itu musibah, bukan azab,” ucapnya saat mengisi acara Istighotsah dan Doa Keselamatan Bangsa di Masjid PBNU, Jakarta Pusat, pada Senin (31/12).

Menurutnya, jika masyarakat dan bangsa Indonesia berhasil menghadapi ujian tersebut, yakni menerima dengan sabar, maka dapat menaikan derajatnya. Sebaliknya, ketika menghadapinya dengan bersu’udhan (prasangka buruk) kepada Allah, maka menjadi bangsa yang gagal.

Karenanya, Kiai Said mengajak jamaah yang hadir untuk mendoakan para korban agar menjadi syahid di akhirat dan untuk keluarga yang ditinggalkan supaya bersabar. “Mari kita anggap ini sebagai musibah,” katanya.

Pada kesempatan itu, tampak hadir juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU H Helmy Faishal Zaini, Ketua Lembaga Dakwah (LD) PBNU KH Agus Salim, Sekretaris LD PBNU Ustadz Bukhori Muslim. (ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*