Sumber: eramuslim.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin menyayangkan penggunaan kata ‘Muslim’ untuk kepentingan menyebarkan kebohongan seperti yang dilakukan oleh kelompok Muslim Cyber Army (MCA). Menurutnya, tindakan negatif yang dilakukan oleh kelompok MCA tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam.

“Jangan juga menggunakan nama Muslim kan dan yang penting jangan melakukan hoax itu supaya negara ini aman. Negara ini harus kita jaga kawal supaya keutuhan bangsa tetap terjaga,” katanya di Jakarta, seperti dilansir NU Online, pada Kamis (1/3).

Kiai Ma’ruf secara tegas melarang penggunaan istilah-istilah Islam untuk tindakan-tindakan provokatif dan jahat termasuk menyebar kebohongan karena prinsip Islam adalah rahmatan lil ‘alamin. Ia juga mengapresiasi keberhasilan polisi membongkar jaringan penyebar informasi dan berita palsu atau hoaks bernama Muslim Cyber Army (MCA).

Penyebar hoaks dari mana saja atau siapa saja orang dan kelompoknya harus ditindak tegas. Karena hoaks memunculkan kegaduhan dan keresahan masyarakat sehingga bisa berujung konflik. “Siapa saja yang menyebarkan hoaks itu, darimana saja, ya harus diproses. Itu menimbulkan kegaduhan, bisa terjadi konflik. Oleh karena itu, pihak kepolisian tidak usah ragu, dimana saja harus diproses,” tegasnya.

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri bersama Direktorat Keamanan Khusus Badan Intelijen Keamanan mengungkap sindikat penyebar isu-isu provokatif di media sosial. Penangkapan dilakukan di beberapa tempat.

Adapun keempat tersangka yang ditangkap adalah ML di Tanjung Priok, RSD di Pangkal Pinang, RS di Bali, dan Yus di Sumedang. Sedangkan satu pelaku lainnya diketahui ada di Korea Selatan dan sedang diburu Polisi. Para pelaku tergabung dalam grup WhatsApp The Family Muslim Cyber Army (MCA).

Konten-konten yang disebarkan kelompok MCA ialah isu kebangkitan PKI, penculikan dan penganiayaan ulama, ujaran kebencian (hate speech), dan mencemarkan nama baik presiden hingga tokoh-tokoh tertentu. Menurut laporan kepolisian, gerakan kelompok MCA cukup terstruktur.  (ar/NU Online).

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*