universitas brawijaya malang

Univ. Brawijaya/penamerangkai.wordpress.com

LiputanIslam, Malang – Empat orang mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (UB) Malang, berjasil menemukan bahan pangan yang bisa menjadi alternatif sebagai sumber protein masa depan. Bahan bakunya merupakan perpaduan antara mikroalga Nannochloropsis sp dengan limbah tahu.

Tim penemu bahan pangan yang diklaim tinggi protein itu adalah Ahfad Ulfa, juga ada Dini N, Galuh Aulia, dan Olivia Dirga. Inovasi produksi bahan pangan tinggi protein ini melalui peningkatan nutrisi pertumbuhan alga Nannochloropsis sp dengan penambahan limbah cair tahu.

“Melimpahnya limbah cair tahu yang tidak termanfaatkan menjadi latar belakang kami membuat produk ini, padahal berdasarkan uji laboratorium, masih banyak terdapat kandungan nutrisi pada limbah itu,” papar Ulfa dikutip dari ANTARA.

“Berdasar penelitian yang kami lakukan sejak Februari 2016, microalga yang telah mendapatkan tambah limbah tahu akan meningkat jumlah selnya. Dengan demikian, tentu saja kandungan nutrisinya juga akan meningkat. Jadi proses produksi akan lebih efisien,” urainya.

Baca juga: Dari Limbah Diolah menjadi pakan bebek yang bergizi

Kandungan nutrisi terbesar dalam Nannochloropsis sp adalah protein, sehingga produk Nanno Healthy sangat berpotensi sebagai sumber protein masa depan bagi kebutuhan hidup manusia. “Berdasarkan uji laboratorium, kandungan protein alga lebih tinggi dibandingan hewan dan tumbuhan,” ucapnya.

“Proyek ini bertujuan bagi kelestarian lingkungan karena bertujuan mengurangi polusi sungai dan udara. Salah satu keunggulan lain Nanno Healty Powder adalah dapat dikonsumsi sebagai sumber protein dalam pembuatan sumplemen atau ditambahkan dalam berbagai bahan pangan bagi vegetarian,” katanya. (fie)

SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL