Sumber: gesuri.id

Yogyakarta, Liputanislam.com– Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan para mahasiswa untuk tidak menghabiskan energi dengan hal-hal negatif, seperti saling mencela dan saling mencemooh di media sosial. Sebaliknya, ia mengajak para mahasiswa untuk membangun optimisme dan berpikiran positif.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat membuka Mahasabha (Kongres Nasional) XI Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), di Imperial Ball Room 2, Hotel The Rich Jogja, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, seperti dilansir setkab.go.id, pada Kamis (30/8).

“Kita menuju kepada masa-masa optimisme, masa-masa positive thinking, energi kita habiskan untuk membangun persaingan, membangun daya saing, membangun produktivitas,” ucapnya.

Presiden Jokowi mengingatkan bahwa optimisme itu harus terus dibangun karena Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi terkuat ke-4 di dunia pada tahun 2045. Hal itu berdasarkan hasil perhitungan dari berbagai lembaga seperti McKinsey Global Institue, Bank Dunia, IMF, hingga Bappenas.

Namun Presiden mengakui, ini tidak mungkin tercapai kalau malas-malasan, senang instan, dan tidak bekerja keras. Menurutnya, dua hal yang menjadi faktor fundamental untuk meningkatkan daya saing bangsa, yaitu pembangunan infrastruktur dan investasi di bidang sumber daya manusia (SDM).

“Enggak ada yang lain, ini sangat basic sekali kalau kita ingin berkompetisi dan bersaing dengan negara-negara lain di dunia. Tanpa itu, lupakan yang namanya bersaing,” ujarnya. (ar/setkab).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*