Sumber: kemenag.go.id

Samarinda, LiputanIslam.com– Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Sekjen Kemenag), M Nur Kholis Setiawan mengatakan bahwa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya dilingkungan Kemenag harus aktif ikut menangkal isu-isu bohong atau hoaks. Menurutnya, ASN tidak boleh diam membiarkan hoaks terus tersebar.

Demikian itu disampaikan Nur Kholis pada Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Samarinda, seperti kemenag.go.id, pada Selasa (12/2).

“ASN Kemenag tidak boleh diam, harus bicara dan berbuat tegas menangkal hoaks. Fitnah sudah merajelela, tanpa mengindahkan kesopanan dan kaedah agama,” ucapnya.

Sebagai orang yang mengerti agama, segenap ASN sudah seharusnya ikut meluruskan berita yang keliru atau hoaks. “Saatnya, orang yang punya keahlian harus tampil, ada 36 jabatan fungsional di Kemenag, dan mereka semua orang yang tahu tentang agama. Ketika agama diobrak abrik oleh orang tertentu, luruskan dong sebagai orang yang tahu tentang agama,” ujarnya.

Terakhir, Nur Kholis meminta ASN jajaran Kemenag untuk mengimplementasikan tiga Mantra LHS (Lukman Hakim Saifuddin), yaitu: moderasi beragama, menjaga kebersamaan, dan melakukan integrasi data. “Tanggungjawab ini ada pada pundak seluruh ASN Kemenag,” tandasnya. (aw/kemenag).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*