Sumber: rmol.co

Jakarta, LiputanIslam.com– Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) melakukan penguatan pada pondok pesantren di Indonesia. Penguatan tersebut bertujuan untuk menjaga nilai-nilai Islam moderat di pesantren.

“Supaya lembaga pendidikan yang tertua di Indonesia ini tetap berada dalam keberislaman yang moderat,” kata KH Lukman Hakim Hamid Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hamid, di Jakarta, pada Selasa (26/12).

Kiai Lukman menjelaskan bahwa sebagai langkah awal dalam upaya menjaga moderasi Islam pada pondok pesantren, Kemenag mengumpulkan para kiai dan ustaz sebagai utusan dari pondok pesantren se-Indonesia. Tujuannya untuk mendiskusikan berbagai kemungkinan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kurikulum di pondok pesantren.

Pada kesempatan itu, ia juga menyayangkan saat ini masih ada pihak-pihak tertentu yang menganggap pesantren melawan negara, mencetak teroris, dan lain sebagainya. Padahal tidak demikian. “Pesantren salaf setiap acara selalu didahului dengan lagu Indonesia Raya. Kita semua sangat mencintai dan menjaga NKRI,” ungkapnya.

Kiai Lukman menegaskan bahwa sejak dahulu hingga kini kalangan pesantren yakni santri dan para kyai terus ikut berjuang untuk bangsa ini. Ia juga mengajak pesantren di seluruh tanah air untuk bersama-sama memberikan solusi terhadap berbagai masalah di masyarakat. “Baik problem yang terjadi di Indonesia sendiri maupun problem Internasional,” ucapnya. (Ar/Republika).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL