Sumber: republika.co.id

Tangerang Selatan, LiputanIslam.com– Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Dirjen Pendis Kemenag), Prof Kamaruddin Amin mengatakan bahwa hasil penelitian yang diterbitkan di jurnal internasional dapat menjadikan Indonesia sebagai jendela untuk studi Islam dunia. Indonesia bisa menjadi model artikulasi Islam  yang dilihat oleh seluruh dunia.

“Indonesia bisa menjadi instrumen untuk mengetahui Islam lebih jauh sehingga sekali lagi ini untuk menjadikan Indonesia sebagai destinasi studi Islam Internasioanl,” ujarnya pada penutupan Konferensi Internasional Studi Islam atau Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) di ICE BSD Serpong, Tangerang Selatan, Banten, seperti dilansir republika.co.id, pada Senin (27/11).

Menurut Kamaruddin, hubungan antara agama dan negara di Indonesia sangat harmonis dan berkontribusi dalam mengkonsulidasikan nilai-nilai demokrasi. Penelitian Islam Indonesia juga nantinya akan diterbitkan sehingga berkontrbusi terhadap kemajuan ilmu pengetahuan Islam  dunia.

“Jadi karena banyak makalah tentang kehidupan kegamaan dan kebangsaan, maka kita berharap dunia Internasional mengenal Islam Indonesia. Artinya AICIS ini berkontribusi dalam penemuan atau produksi ilmu pengetahuan, sehingga bisa dinikmati seluruh dunia nantinya karena akan diterbitkan,” ucapnya.

Kamaruddin menjelaskan, selama pelaksanaan AICIS ada sekitar 300 lebih makalah yang diprensentasikan. Terdapat banyak tema penelitian yang telah dibahas dalam forum itu. Namun, yang paling banyak adalah tema yang mengintegrasikan antara ilmu agama dan sains. Selain itu, ada juga tentang tema penelitian tentang politik identitas, implimentasi agama Islam dalam kehidupan masyarakat, dan tentang kontribusi agama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (Ar/Republika).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL