Symber: Breakingnews.co.id

Humbang Hasundutan, LiputanIslam.com– Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengecam penembakan yang terjadi di masjid di Masjid Al Noor, di Christchurch, Selandia Baru, pada Jumat (15/3) pukul 13.40 Waktu Setempat. Presiden meminta Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang berada di Selandia Baru untuk waspada dan hati-hati.

“Terlepas siapa itu pelakunya, kita sangat mengecam keras aksi kekerasan seperti ini,” ucap Presiden Jokowi kepada wartawan saat berada di Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara (Sumut), pada Jumat (15/3) siang.

Atas nama Pemerintah Republik Indonesia, Presiden Jokowi menyampaikan duka yang mendalam kepada para korban dari insiden tersebut. “WNI yang saat ini tinggal di Selandia Baru agar waspada dan hati-hati,” katanya.

Sementara Pelaksana Tuggas (Plt) Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu mengimbau warganet dan masyarakat tidak menyebarluaskan atau memviralkan konten, baik dalam bentuk foto, gambar, atau video yang berkaitan dengan aksi kekerasan berupa penembakan brutal yang terjadi di Selandia Baru.

“Kementerian Kominfo mendorong agar masyarakat memperhatikan dampak penyebaran konten berupa foto, gambar atau video yang dapat memberi oksigen bagi tujuan aksi kekerasan, yaitu membuat ketakutan di masyarakat,” ujarnya.

“Kementerian Kominfo juga mendorong masyarakat untuk  melaporkan melalui aduankonten.id atau akun twitter @aduankonten, jika menemui konten dalam situs atau media sosial mengenai aksi kekerasan atau penembakan brutal di Selandia Baru,” tandasnya. (aw/setkab).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*