Sumber: nu.or.id

Tangerang, Liputanislam.com– Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Alamsyah M Ja’far mengatakan bahwa kebencian (hatred) merupakan penyebab utama munculnya intoleransi. Bahkan faktor kebencian lebih dominan dibanding perasaan takut dan terancam. Hal itu disampaikan Alam pada acara diskusi di Sekretariat Islam Nusantara Center (INC), Ciputat, Tangerang, Banten, pada Sabtu (11/8).

Alam menjelaskan hasil penelitian Eran Halperin dari Universitas Standford yang menguji sikap intoleransi warga Israel. Materinya yaitu kebencian (hatred), perasaan takut (fear), dan perasaan terancam (threat). “Setelah diuji, faktor utama dari intoleransi adalah kebencian atau hatred terhadap kelompok tertentu,” katanya.

Menurutnya, kebencian sendiri dipengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya adalah  kurangnya informasi yang diterima, minimnya perjumpaan dengan kelompok lain, dan lain sebagainya. Sehingga ini yang menyebabkan orang yang tidak pernah bertemu langsung dengan kelompok tertentu, tapi dia sangat benci terhadap kelompok tersebut.

“Kenapa sekarang banyak orang yang benci terhadap Komunis atau PKI dan Yahudi? Padahal mereka belum pernah tatap muka dan bertemu,” ucapnya.

Oleh karena itu, lanjut Alam, jika ingin mengatasi intoleran maka harus terlebih dahulu bisa meredam kebencian. “Kalau mau mengatasi intoleransi, maka kita harus menyasar kebencian atau hatred,” jelasnya. (ar/NU Online).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*