Sumber: tribunnews.com

Yogyakarta, Liputanislam.com– Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif (Buya Sayfii) menanggapi dengan cepat atas kasus dibakarnya karpet, sarung, dan gazebo Mushola Fathurrahman Banguntapan Bantul Yogyakarta pada Rabu (14/3). Buya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan tafsir spekulatif yang dapat menimbulkan sikap saling curiga.

Menurutnya, berspekulatif atas pembakaran itu hanya akan menimbulkan rasa saling curiga dan menyebabkan hubungan yang tidak baik antar sesama anak bangsa. oleh karena itu, masyarakat sebaiknya tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan, serta menyerahkan semuanya kepada pihak kepolisian. Hal itu disampaikan Buya saat mengunjungi langsung Mushola Fathurrahman Banguntapan Bantul Yogyakarta pada Rabu (14/3).

“Saya yakin polisi bisa mengungkap ini. Jika sudah tertangkap, jangan dibunuh. Kita telusuri biang kerok dan siapa otak dibalik peristiwa ini sampai ke akar-akarnya,” ucapnya.

Ia sangat menyayangkan peristiwa dibakarnya gazebo, sarung dan karpet di mushala Fathurrahman oleh orang yang tidak dikenal tersebut. “Saya nggak habis pikir yang melakukan ini jaringan yang mana, atau hanya orang iseng. Kalau orang iseng, ini benar-benar keterlaluan,” ujarnya.

Apalagi tahun ini, lanjut dia, memasuki tahun politik. Tahun dimana banyak orang menjadi tidak normal dan mudah terpenting emosional. “Pada tahun politik ini, saya minta juga awak media untuk menjaga suasana tetap sejuk dan dingin. Sehingga semua bisa damai,” ungkapnya.

“Kita satu bangsa yang sangat Bhinneka. Kita jaga keberagaman. Hidup bangsa ini bukan cuma hari ini. Bagaimana kita bisa menjaga kebhinnekaan, dengan cara saling menghormati muamalah (golongan) lain,” tambahnya. (ar/Tribunjogja).

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*