kapal vikingJakarta, LiputanIslam.com — Kapal pencuri ikan FV Viking telah lama diburu berbagai negara akhirnya berhasil ditangkap oleh TNI Angkatan Laut. Presiden Indonesia Joko Widodo menyatakan apresiasinya atas kerja TNI AL melalui akun Facebook-nya.

“FV Viking, kapal pencuri ikan di berbagai belahan dunia, akan ditenggelamkan siang ini di pantai Pangandaran. FV Viking yang berukuran 1.322 GT bertahun-tahun diburu oleh 13 negara di dunia karena melakukan kegiatan penangkapan ikan secara ilegal. Kini, kita berhasil menangkapnya,” tulis Presiden.

“FV Viking adalah bukti nyata kejahatan lintas negara yang melecehkan kedaulatan banyak negara. Kejahatan ini tidak bisa kita biarkan. Perang terhadap aksi pencurian ikan akan terus kita lanjutkan, sampai kedaulatan perairan kita betul-betul terwujud dan nelayan kita bisa hidup lebih sejahtera,” tambahnya.

Kapal ini akan ditenggelamkan separuh badan di Pangandaran untuk jadi monumen dalam melawan illegal fishing.

Dari laporan Kompas, (14/3/2016), Kapal Fishing Vessel (FV) Viking yang sejak lama diburu Interpol Norwegia itu ditangkap oleh TNI AL di perairan Tanjungberakit, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, berkat kerja sama Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) dengan tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV/Tanjung Pinang dan Wing Udara-2.

Selama ini FV Viking merupakan satu dari enam kapal yang digunakan untuk menangkap ikan toothfish Antartika dan tootfish Patagonia yang langka.

Dari informasi Interpol, kapal tersebut sudah 13 kali berganti nama, 12 kali berganti bendera, dan 8 kali berganti call sign.

Untuk memastikan FV Viking merupakan kapal yang selama ini diincar, anggota Interpol dari Norwegia dan Afrika Selatan dilaporkan telah datang ke Indonesia.

Hasilnya, tidak diragukan bahwa FV Viking adalah kapal yang dipakai untuk pencurian ikan. Para kru kapal yang terdiri dari lima orang asal Argentina, Peru, Myanmar, dan enam warga Indonesia akan dijerat menggunakan hukum tentang perkapalan dan perikanan. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL