Sumber: gatra.com

Bekasi, LiputanIslam.com– Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa setelah melakukan pembangunan infrastruktur strategis nasional, maka pemerintah pada 2018  akan mulai fokus pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, SDM yang handal merupakan kunci memenangkan persaingan global.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi pada acara penyerahan Sertifikat Kompetensi Pemagangan kepada peserta program pemagangan di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (27/12).

Presiden menjelaskan bahwa memiliki sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas adalah kunci untuk kemajuan bangsa. Indonesia memiliki 250 juta penduduk, dan 60% dari penduduk adalah anak muda. Jumlah tersebut, menurutnya, akan terus meningkat dan diperkirakan nanti tahun 2040 jumlah usia produktif Indonesia mencapai 195 juta.

“Ini adalah kekayaan kita, dan ini adalah peluang kita untuk memenangkan persaingan dalam berkompetisi dengan negara-negara lain. Kalau kita bisa mengelola, kalau kita bisa memanfaatkan potensi ini, kalau kita bisa memanfaatkan ini, kita akan menjadi bangsa pemenang,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Presiden juga mengingatkan bahwa sertifikat kompetensi sangat penting sekali, karena jelas telah diuji kompetensinya dalam bidang apa. Ia mencontohkan untuk urusan di front office itu bisa dibawa kemana-mana . “Bagaimana cara tersenyum, mungkin, saya ndak ngerti diajari apa, mungkin diajari bagaimana cara menyapa selamat pagi, selamat siang, selamat sore,” ucapnya.

“Ingat bahwa sertifikat kompetensi ini bukanlah akhir dari perjalanan kalian semuanya, ini justru baru merupakan awal. Teruskanlah mengembangkan kemampuan-kemampuan, teruskanlah berinovasi, dan tunjukkan bahwa sumber daya manusia Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara yang lain,” pesannya. (Ar/Setkab).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*