Sumber: tempo.co

Jakarta, LiputanIslam.com– Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengajak semua pihak untuk menjaga persatuan bangsa. Ia juga mengajak para ulama dan umat Islam bersama pemerintah agar terus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebab, menurutnya sudah menjadi tugas ulama, umara, dan seluruh masyarakat Indonesia agar memelihara keamanan dan kedamaian bangsa ini.

“Tdak ada konflik-konflik sekecil apapun, sehingga pembangunan kesejahteraan, kemakmuran negara kita bisa terus ditingkatkan,” ucapnya saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-1 Pengurus Besar Majelis Dzikir Hubbul Wathon (MDHW) di Jakarta, pada Rabu (21/2).

Presiden Jokowi menegaskan bahwa menjaga ukhuwah islamiyah (persaudaraan sesama umat Islam) dan ukhuwah wathoniyah (persaudaraan sesama bangsa) menjelang pesta demokrasi yang akan berlangsung di tanah Air dalam waktu dekat ini sangat penting. Ia meminta rasa persaudaraan itu tidak rusak hanya karena Pilkada.

“Karena biasanya kalau sudah masuk ke Pilkada itu ada saja yang manas-manasi, ngompor-ngompori, membuat kabar yang tidak benar,” ujarnya.

Ia berharap Rakernas Majelis Dzikir Hubbul Wathon menghasilkan pemikiran hebat dan gagasan nyata para ulama yang bermanfaat bagi pembangunan Indonesia. “Sebagai umara saya berkepentingan untuk memperoleh saran, memperoleh masukan-masukan, dan yang terutama memperoleh doa dari para ulama yang hadir di acara ini.” Ungkapnya.

“Bagi saya ulama juga penyalur suara dari masyarakat, suara dari rakyat, suara dari umat, suara dari santri, suara dari pondok pesantren-pondok pesantren di seluruh Tanah Air,” tambah Presiden Jokowi. (Ar/Tempo).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*