Sumber: tribunnews.com

Semarang, LiputanIslam.com– Pengasuh Pondok Pesantren Edi Mancoro Semarang, KH Muhammad Hanif mengingatkan masyarakat Indonesia dan para santri agar berperan aktif menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, menjelang Pilkada serentak mendatang, tidak bisa dipungkiri sejumlah kandidat memiliki tim media sosial. Namun jangan sampai hal tersebut mengorbankan keutuhan NKRI dengan membuat dan menyebarkan konten hoaks, kampanye hitam dan melakukan penyalahgunaan isu Suku,  Agama, Ras dan Antargolongan atau SARA.

Hal itu ia sampaikan pada acara diskusi yang bertajuk Gotong-Royong Mencegah Kampanye Hitam dan Politisasi SARA Pada Pilkada Serentak 2018, di  Pondok Pesantren Edi Mancoro  Gedangan, Tuntang, Semarang, Jawa Tengah, seperti dilansir NU Online, pada Rabu (21/3).

Kiai Hanif mengatakan bahwa kejujuran itu membawa kepada kebaikan, sementara dusta membawa kejahatan. “Islam sudah memberikan tips jitu menghadapi berita yang dibawa orang fasik, yaitu dengan tabayyun atau konfirmasi ke berbagai sumber, cek dan ricek, memeriksa dengan teliti,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk tidak membuat dan memproduksi konten yang merusak ukhuwah Islamiyah serta keutuhan NKRI. “Di Ponpes Edi Mancoro meskipun belum banyak, para santri sudah mulai memproduksi konten dan akan terus kita budayakan,” ucapnya.

Sementara peraih doktor University of Bonn Jerman, Asfa Widianto mengungkapkan bahwa dirinya seringkali mendapatkan orang yang rajin ibadah, namun di media sosial dan grup percakapan online juga menyebarkan hoaks, bahkan melakukan politisasi agama. “Di sinilah perlu kesalehan individu harus disertai dengan kesalehan sosial atau kesalehan sebagai warga negara,” ungkapnya.

Menurutnya, kesadaran bahwa hoaks, kampanye hitam, politisasi agama bisa merusak bangunan NKRI, juga merupakan sebuah kesalehan. “Munculnya konten yang menghina dan SARA juga disebabkan kurangnya pengetahuan tentang keberagaman, meskipun keberagaman tersebut kita alami dan rasakan setiap waktu,” jelasnya. (ar/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL