javara

Jakarta, LiputanIslam.com – Indonesia memang kaya akan pesona dan budaya. Tak terlepas juga dengan ragam kuliner yang kaya akan cita rasa asli Indonesia. Dari Aceh hingga Papua menawarkan kuliner khas tradisional yang merupakan makanan surga. Semuanya hampir lengkap, sayangnya masyarakatnya sendiri yang kurang memperhatikan kekayaan yang dimiliki Indonesia.

Dengan latar belakang itulah akhirnya Helianti Hilman mendirikan perusahaan produk makanan bernama Javara yang dalam bahasa Sansekerta memiliki arti juara. Ya, Indonesia memang juara mengenai kuliner. Javara hadir bukan hanya membuat keuntungan semata tetapi ia hadir untuk membantu banyak petani kecil melestarikan beberapa produk asli tradisional, seperti dilansir dari indonesiakreatif.net.

Melalui Javara ia menciptakan pasar untuk produk kuliner dalam skala global sehingga dirinya dapat membantu para petani untuk meningkatkan produk dan lebih baik hidup dan pendapatan mereka.

Keinginannya melestarikan kekayaan biodiversitas dan makanan yang dimiliki oleh Indonesia, Helianti di bawah bendera PT Kampung Kearifan Indonesia fokus pada produksi bahan makanan yang diambil dari alam Indonesia melalui proses secara alami.

Ia kini menghasilkan 400 hingga 500 jenis produk mulai dari beras, bumbu, minyak, selai, mie, pisang, gula aren, kopi, cengkeh, rumput laut dsb. Siapa sangka hasil produksinya ini mampu menembus pasar global sehingga 90 persen dari hasil produksinya dijual untuk pasar ekspor seperti negara Perancis, Italia, Inggris, Australia, Swiss, Jepang dsb.

Helianti mengungkapkan pasar global sangat positif merespon produk Javara, tiap tahunnya growth sales mencapai diatas seratus hingga buyer seperti chef, restauran dan hotel datang sendiri ke Javara.

Untuk menembus pasar global memang dibutukan sertifikasi yang tak mudah didapat. Serangkaian proses panjang inilah yang membuktikan Javara mampu bertahan dan memiliki kualitas produk yang unggul.

Helianti mengatakan, Javara bertumpu pada tiga nilai, yakni good, clean, dan quality. Good berarti makanan itu terasa enak dan segar serta merupakan bagian dari budaya lokal. Clean bermakna makanan itu diproduksi tanpa menggunakan bahan-bahan kimia yang mencemari lingkungan. Quality mengenai proses produksi atau cara mendapatkan makanan tersebut dengan menggunakan teknologi yang layak. (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*