illustrasi/resepkuliner

illustrasi/resepkuliner

LiputanIslam.com – Putri Mumpuni tersingkir dari ajang reality show Master Chef Indonesia karena tak mampu memasak masakan Indonesia. Namun, karena kegagalannya itu, ia justru malah mendalami masakan Indonesia lewat Pakar Kuliner Indonesia, William Wongso, sekaligus mengenalkannya ke berbagai negara. Kini ia malah didapuk menjadi dosen di sebuah Universitas di Amerika Serikat. (Baca: Putri Mumpuni, Chef Indonesia Yang Mendunia)

Kisah Putri Mumpuni tersebut nampaknya tidak berhenti sampai disitu. Benarlah adanya jika sebagian besar masyarakat Indonesia justru lebih bangga bisa mengolah masakan luar negeri ketimbang masakan negerinya sendiri seperti dilansir dari okezone.com.

Hal tersebut diamini oleh Chef Brian yang menjadi runner up Master Chef Indonesia 3. Ia mengungkapkan salah satu faktornya adalah rasa gengsi ketika seseorang bisa memasak hidangan mancanegara.

“Iya, sekarang makin banyak yang bangga kalau bisa masak masakan luar negeri. Sebenarnya banyak faktor. Bisa jadi itu hal baru buat dia atau malah jadi ajang gengsi,” kata Chef Brian.

Selain itu Chef Brian mengatakan, hal tersebut wajar terjadi. Pasalnya, masakan luar negeri adalah hal baru dan unik bagi masyarakat Indonesia dan punya daya tarik tersendiri.

Begitu juga sebaliknya seperti orang Prancis yang ingin mempelajari masakan Indonesia. Menurutnya, itu jadi hal baru untuk mereka.

“Jadi, makin banyak orang Indonesia yang suka mempelajari masakan asing karena sebenarnya terbawa dengan sesuatu yang baru. Seakan bangga kalau bisa masak masakan Western,” pungkasnya.

Anehnya bukan hanya para chef yang berorientasi kebarat-baratan dilihat dari kiblat kulinernya, namun pola dan kebiasaan konsumen Indonesia pun sudah berubah. Nampaknya, mereka lebih memilih masuk ke restauran capat saji dengan menu western dibandingkan ke rumah makan Padang atau warung Tegal yang harganya relatif lebih terjangkau. (fie)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*